Optimalkan Food Expo 2022, BNI Boyong Rempah ke Pasar Hong Kong

Sedang Trending 1 bulan yang lalu 453
ARTICLE AD BOX

Suara.com - Potensi produk rempah dan makanan Indonesia di pasar Hong Kong semakin terbuka seiring dengan banyaknya buyer potensial. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) lanjut mengoptimalkan potensi tersebut dengan mengikuti Food Expo 2022 yang digelar oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) pada tanggal 11-15 Agustus 2022. 

Melalui Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI Hong Kong dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), BNI membikin Indonesia Pavilion dan mengangkat tema “Indonesia - Spice Up the World”. 

Mengilhami semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 77 Republik Indonesia, untuk Indonesia Pavilion di Food Expo Hong Kong 2022 ini BNI memboyong produk rempah dan makanan unggulan hasil produksi UMKM Xpora seperti lada hitam, lada putih, kayu manis, cengkeh, kacang mede, kenari, kopi, mie godog instan dan banyak produk lainnya. 

Selain BNI, bank HIMBARA lainnya seperti BRI dan Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam event ini. Tujuan diadakannya Indonesia Pavilion adalah untuk mempromosikan rempah dan makanan khas Indonesia yang sekiranya cocok untuk dipasarkan di Hong Kong. 

Baca Juga: Wow! BI Targetkan 45 Juta UMKM Gunakan QRIS

General Manager BNI Hong Kong, Endah Tjahyani menyampaikan produk olahan makanan merupakan salah satu komponen ekspor Indonesia terbesar yang diekspor ke Hong Kong. Hal ini dipengaruhi pula oleh ekosistem diaspora Hong Kong yang didominasi hingga 90% oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Melalui Indonesia Pavilion di ajang Food Expo 2022, Endah menyampaikan BNI menyasar sasaran market diluar ekosistem diaspora merupakan masyarakat lokal Hong Kong untuk lebih mengenal rempah dan makanan khas Indonesia yang pastinya tak kalah bagus dengan produk dari negara lain yang saat ini telah beredar di Hong Kong. 

“BNI lanjut aktif mencari buyer potensial untuk dapat membawa produk UMKM untuk Go-Global ke Hong Kong. Kami juga bangga menjadi bagian dari Indonesia Pavilion pertama yang ada di Food Expo Hong Kong 2022 ini. Kami berharap, dengan berpartisipasi dalam acara ini dapat sekaligus mendorong transaksi trade dan membantu produk Indonesia dapat masuk dan diterima di pasar lokal Hong Kong,” ujarnya. 

Endah melanjutkan langkah optimalisasi pasar Hong Kong sejalan dengan penugasan dari Kementerian BUMN yang memberikan mandat kepada BNI sebagai bank dunia asal Indonesia. Perseroan sendiri telah mempunyai program andalan BNI Xpora yang telah melangkah cukup progresif sepanjang pertengahan tahun ini.

“Dengan BNI Xpora, kami lanjut mencari pelaku UMKM potensial yang dapat menembus pasar dunia khususnya di Hong Kong yang mempunyai komunitas diaspora sekaligus mempunyai peran sebagai hub berbagai macam produk makanan yang nantinya dapat dikirim ke banyak negara,” imbuhnya.

Baca Juga: Google Gandeng UMKM, Lebih dari 50 Persen Usaha Bangkit setelah Pandemi

Adapun, selain pameran rempah dan makanan, BNI dan KJRI juga mengundang potensial buyer untuk dapat langsung memandang dan mencicipi produk makanan Indonesia, dengan tujuan membuka potensi bisnis melalui business matching antara buyer dan seller. 

Selengkapnya